Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Covid-19 di India Melonjak Tinggi, Banyak Jasad Memenuhi Krematorium

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 23 April 2021 |14:33 WIB
Kasus Covid-19 di India Melonjak Tinggi, Banyak Jasad Memenuhi Krematorium
Ilustrasi kasus covid-19 di India melonjak sangat tinggi. (Foto: Okezone)
A
A
A

Mengapa sistem kesehatan India kewalahan?

India diketahui hanya menganggarkan sedikit dana untuk sistem kesehatan, jauh lebih rendah dibanding pengeluaran belanja negara lainnya. Lalu India menerapkan "lockdown" sebagai bentuk antisipasi persebaran virus corona yang makin luas.

Tetapi, upaya ini justru membawa kesulitan yang mengerikan bagi jutaan orang. Ya, meski diberlakukan "lockdown", pekerja perawatan kesehatan tambahan tidak diperhatikan, atau India tidak membangun rumah sakit darurat, bahkan tidak menambah jumlah kasur di rumah sakit.

"Artinya, pihak berwenang tidak mengambil pandangan jangka panjang dari pandemi," kata dr Vineeta Bal, ahli sistem kekebalan di Institut Pendidikan dan Penelitian Sains India di Kota Pune.

"Saran untuk perbaikan permanen seperti menambah kapasitas rumah sakit yang ada atau mempekerjakan lebih banyak ahli epidemiologi untuk membantu melacak virus diabaikan secara luas," tambah dr Bal.

Baca juga: Doni Monardo Minta Imigrasi dan Kemenlu Antisipasi WN India Kabur ke Indonesia 

Sekarang pihak berwenang berjuang menghidupkan kembali banyak tindakan darurat.

Setahun yang lalu, India berhasil menghindari kekurangan oksigen medis yang melanda Amerika Latin dan Afrika setelah mengubah sistem manufaktur oksigen industri menjadi jaringan kelas medis.

Tetapi banyak fasilitas kembali memasok oksigen ke industri dan sekarang beberapa negara bagian India menghadapi kekurangan sehingga Kementerian Kesehatan mendesak rumah sakit untuk menerapkan penjatahan.

Pemerintah India pada Oktober mulai membangun pabrik baru untuk menghasilkan oksigen medis, tetapi sekarang sekira 6 bulan kemudian, masih belum jelas apakah ada yang telah beroperasi. Kementerian Kesehatan India pun mengatakan bahwa sekarang tahapnya adalah "peninjauan ulang untuk penyelesaian awal".

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement