"Kemudian Ingenuity akan berhenti, melayang di tempat dan berbelok untuk mengarahkan kamera warnanya ke arah yang berbeda sebelum kembali ke tengah lapangan terbang untuk mendarat," tulis manajer proyek Ingenuity MiMi Aung, dikutip laman Space, Jumat (23/4/2021).
Sebelumnya, pada penerbangan pertama helikopter seberat 1,8 kilogram itu naik hingga ketinggian 3 meter dan kembali ke darat dalam tempo 39,1 detik. pada Senin (19/4).
Ingenuity sendiri mendarat di Planet Merah itu pada 18 Februari. Helikopter mini itu dibawa di dalam kendaraan penjelajah Perseverance, yang dikirim ke Mars dalam misi mencari pertanda kehidupan mikroba di masa lalu.
Adapun misi Ingenuity adalah membuktikan bisa melakukan penerbangan di Mars. Penerbangan di Mars sangat menantang karena perbedaan antara planet itu dengan Bumi. Perbedaan yang paling utama adalah atmosfer Mars hanya memiliki ketebalan kurang dari 1% Bumi.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.