Polemik terkait penggunaan vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca yang disinyalir berhubungan dengan adanya kasus pembekuan darah masih terus berlanjut.
Beberapa negara di benua Eropa diketahui memutuskan untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin produksi AstraZeneca tersebut.

Namun, mengutip Newser, Selasa (20/4/2021) dari laporan Reuters diketahui satu negara Uni Eropa, Denmark telah mengambil keputusan akhir dengan memutuskan untuk berhenti menggunakan vaksin AstraZeneca untuk selamanya karena terkait dengan kasus langka pasca vaksinasi, pembekuan darah.
Direktur Otoritas Kesehatan Denmark, Soren Brostroem mengatakan ada "risiko nyata dari efek samping" dan vaksin dari AstraZeneca. Maka dari itu, vaksin produksi buatan AstraZeneca kini sudah dihapus dari program vaksinasi nasional di Denmark.