Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Divaksin Covid-19 Ketika Puasa, Adakah Efek yang Harus Dikhawatirkan?

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 14 April 2021 |14:36 WIB
Divaksin Covid-19 Ketika Puasa, Adakah Efek yang Harus Dikhawatirkan?
Puasa (Foto: The Conversation)
A
A
A

Program vaksinasi nasional untuk tahap II, ditujukan untuk kelompok orang-orang lanjut usia (lansia) dan para petugas pelayanan publik masih terus berjalan di bulan Ramadan ini. Baik untuk penyuntikan dosis pertama ataupun penyuntikan dosis kedua.

Mengingat vaksinasi diberikan saat sebagian besar masyarakat Indonesia tengah menjalankan ibadah puasa. Menimbulkan dilema, ketika divaksin Covid-19 saat berpuasa, adakah efek yang harus dikhawatirkan setelahnya?

 Vaksin Covid-19

Tenang, ternyata seperti dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dokter Kathi Swaputri Kancana, Sp.PD, secara umum tidak ada efek samping yang patut untuk dicemaskan ketika menerima vaksin Covid-19 ketika sedang berpuasa.

“Pada dasarnya, tidak ada dampak atau efek vaksinasi Covid-19 tertentu ketika orang puasa atau tidak. Setelah vaksinasi Covid-19, tubuh akan mulai merespon vaksin yang masuk untuk membentuk antibodi yang akan tercapai maksimal hingga 28 hari pasca vaksin dosis kedua. Pada beberapa kondisi memang akan terjadi reaksi seperti nyeri pada bekas suntikan yang akan hilang sekitar maksimal 2 hari setelah vaksinasi atau reaksi lainnya seperti kelelahan. Reaksi itu merupakan respons tubuh kita yang sedang bekerja membentuk antibodi,” ujar Dokter Kathi, Rabu (14/4/2021).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement