Meski demikian, keputusan untuk berpuasa atau tidak harus dikonsultasikan dengan dokter yang bertanggung jawab, berdasarkan hasil uji klinis terhadap pasien.
“Pasien diabetes yang mengalami hipoglikemik (gula darah rendah), biasanya tidak dianjurkan berpuasa. Gejala yang dialami pasien hipoglikemik biasanya lemas, keluar keringat dingin dan mata menjadi kunang-kunang,” lanjutnya.
Selain itu dr. Endang juga mengatakan pasien diabetes yang mengalami hiperglikemi (gula darah tinggi) juga tidak boleh berpuasa. Gejala hiperglikemi ditandai dengan kulit kering, banyak buang air kecil dan sering merasa haus. Jika kondisi pasien diabetes sudah seperti ini, maka mereka harus membatalkan puasa dan diperiksa menuju fasilitas kesehatan (Faskes).
“Nanti dokter yang akan menentukan tak boleh puasa satu bulan penuh atau hanya pada saat itu saja. Karena uji klinis masing-masing orang berbeda,” tutupnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.