Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Malang Diguncang Gempa, Kenali Risiko Cedera yang Dapat Terjadi

Siska Permata Sari , Jurnalis-Minggu, 11 April 2021 |15:17 WIB
Malang Diguncang Gempa, Kenali Risiko Cedera yang Dapat Terjadi
Ilustrasi gempa Malang. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

Cedera Kepala dan Syok

Beberapa cedera paling berbahaya yang diakibatkan oleh gempa bumi adalah trauma parah dengan cedera kepala, sesak napas, dan syok.

Patah Tulang

Masih berdasarkan laman NCBI yang diambil dari studi tahun 2017 menemukan bahwa patah tulang menyumbang 65 persen dari total cedera. Cedera ortopedi lainnya termasuk cedera akibat himpitan, sindrom kompartemen, dan cedera jaringan lunak mayor.

Baca juga: Gempa Jatim: 8 Meninggal, 39 Luka dan Ribuan Rumah Rusak 

Imbas Gempa Dahsyat, Ratusan Rumah di Lumajang Porak Poranda

Cedera Tubuh Bagian Bawah dan Tulang Belakang

Tinjauan terbaru dari Bortolin menyimpulkan bahwa ekstremitas bawah adalah lokasi fraktur yang paling umum mengalami cedera yakni sekira 42 persen. Kemudian fraktur tulang belakang menyumbang 17 persen dari total cedera, dan lebih dari 4 persen di antaranya adalah cedera tulang belakang, sementara 10 persen dari fraktur mengenai bagian tulang panggul.

Cedera di Bagian Tengkorak

Seperti disebutkan, trauma di bagian kepala merupakan penyebab kematian instan akibat gempa bumi. Sebuah studi dari tahun 2013 menemukan bahwa cedera di bagian tengkorak, toraks, dan perut menyumbang kurang dari 30 persen dari total cedera gabungan akibat gempa bumi.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement