Dulunya tak semegah sekarang
Masjid ini dulunya berbentuk sederhana dengan dinding bambu dan pondasi batu karang. Kemudian, pada 1830, masjid ini dipugar dengan ukuran bangunan 8x8 meter persegi, yang dibangun dengan dinding papan, dengan pondasi campuran kapur dan teras.
Pada 1967 dan 1995, bangunan masjid ini dipugar kembali sehingga memiliki luas 25x25 meter persegi dan dapat menampung hingga 800 jemaah. Fasilitas yang dimiliki oleh masjid ini meliputi sarana beribadah seperti tempat wudhu, ruang untuk sholat yang lebar hingga taman. Setiap harinya, banyak warga Manado yang datang untuk beribadah di masjid ini.
“Karena mengalami beberapa kali pemugaran, bangunan masjid ini tidak terlihat seperti bentuk awalnya. Namun, para pengurus masjid masih mempertahankan satu bentuk fisik, yakni mimbar tempat khotib berkhutbah yang sampai sekarang masih berdiri kokoh walaupun sudah berusia dua abad,” tandas Ketua DKM Masjid Awwal Fathul Mubien kepada Sindonews.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.