Setelah sampai di lantai empat, mereka dibuat kaget dengan foodcourt dengan cahaya lampu yang terang benderang, dipenuhi dengan banyak orang dan musik yang riuh. Sangat berbeda dengan wujud lantai sebelumnya yang mereka lihat tadi.
“Kami berdua tertegun, karena tepat di sebelah eskalator, sebelum pintu masuk food court. Di samping kami ada 'Sign Board' bertuliskan: Third floor: Food Court and Praying Chamber/Resto dan mushola,” ungkap Aldy.
Karena sudah menunjukkan waktu berbuka puasa, Aldy dan adiknya masih dengan rasa kebingungan bergegas menuju keluarga mereka yang sudah sejak lama menunggu.
Seusai berbuka puasa, salat magrib dan bersantai ria, Aldy dan adik bungsunya kembali ke eskalator misterius yang tadi karena masih penasaran.
Baca juga: Kisah Horor Pendaki Gunung Lawu Lihat Penampakan Hantu Bermuka Rata
“Namun aneh, ternyata saat kami turun, papan penunjuk yang kami lihat urutannya berbeda dari semula. Lantai di bawah food court semua sign board-nya menjadi middle floor/lantai 2, dan tidak ada eskalator mati di lantai tersebut,” katanya keheranan.
Rupanya mal tersebut menggunakan kode penomoran dengan ground floor (area parkir) dan basement. Sebelumnya, Aldy salah menghitung lantai basement tersebut sebagai lantai 1 jadi sebetulnya foodcourt tersebut terletak pada lantai tiga bukan lantai empat.
Lantas, tempat apakah sebenarnya lantai empat yang serba gelap, sepi, sunyi tadi?
“Hingga sekarang saya masih sering singgah ke mal tersebut, namun lantai yang hilang itu tak pernah muncul kembali, dan tetap menjadi misteri bagi kami,” kata Aldy mengakhiri cerita.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.