Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Makna Perayaan Jumat Agung hingga Paskah bagi Umat Kristiani

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Jum'at, 02 April 2021 |02:29 WIB
Mengenal Makna Perayaan Jumat Agung hingga Paskah bagi Umat Kristiani
Gereja. (Foto: MNC)
A
A
A

JUMAT Agung menjadi salah satu hari penting bagi umat Kristiani setiap tahunnya. Seperti tahun sebelumnya, perayaan Jumat Agung 2021 bertepatan saat pandemi Covid-19.

Dalam Christianity.com dijelaskan bahwa pada Jumat Agung, umat Kristiani merayakan dan mengenang kembali kisah sengsara Yesus yang disalibkan di Bukit Golgota.

Bagi umat Kristiani, kisah penyaliban Yesus oleh tentara Romawi ini menjadi simbol penebusan Yesus atas dosa-dosa umat manusia. Di dalam kepercayaan Kristen Jumat Agung ini adalah bagian dari ritual Tri Hari Suci sebelum perayaan Paskah.

Perayaan dimulai dari Kamis Putih, untuk mengenang perjamuan malam terakhir Yesus bersama murid-muridnya. Pada saat itu, Yesus membasuh kaki para muridnya yang menjadi lambang Yesus mengajarkan manusia untuk rendah hati dan memiliki semangat melayani sesama.

Sikap tersebut harus dilakukan meskipun pada orang yang membenci atau memusuhi kita. Selanjutnya pada Jumat Agung, umat Kristen mengenang kembali kisah penangkapan Yesus oleh tentara Romawi karena hasutan dan fitnahan dari orang Saduki dan para ahli Taurat yang membenci ajaran cinta kasih.

Gereja

Pada Jumat Agung, umat Kristen di seluruh dunia mengenang pengorbanan Yesus untuk memanggul salib, dicambuk dan disiksa dengan keji oleh tentara Romawi, menuju ke Bukit Golgota. Peristiwa penyaliban ini menunjukkan cinta Yesus yang begitu besar kepada para pengikutnya.

Yesus rela menderita demi kesalahan dan dosa-dosa yang diperbuat manusia. Pada Perayaan Jumat Agung, umat Kristiani percaya bahwa momen Yesus menyerahkan nyawa kepada Bapa di Surga sebagai bentuk pengorbanan dan belas kasih Tuhan kepada manusia, walaupun manusia selalu berbuat salah dan dosa.

Kejadian tersebut mengingatkan manusia untuk memiliki sifat penolong dan pemaaf seperti Tuhan yang selalu berbelas kasih kepada umat-Nya. Yesus mengingatkan bahwa manusia memiliki banyak kelemahan, sehingga tak ada yang bisa luput dari dosa dan kesalahan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement