Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makna Perayaan Kamis Putih bagi Umat Kristiani

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Kamis, 01 April 2021 |22:04 WIB
Makna Perayaan Kamis Putih bagi Umat Kristiani
Gereja. (Foto: MNC)
A
A
A

SELURUH umat Kristiani merayakan Kamis Putih yang jatuh pada hari ini. Kamis Putih merupakan salah satu perayaan yang paling penting dan mendalam bagi Gereja Katolik, sebab perayaan Kamis Putih merupakan institusi Ekaristi sebagai tubuh dan darah Yesus Kristus yang sejati dan institusi sakramen imamat.  

Kamis Putih, berkaitan dengan Perjamuan Terakhir yang dilakukan Yesus bersama dengan murid-muridnya. Kala itu Yesus menawarkan dirinya sebagai korban Paskah, dan domba kurban. Ia pun mengajarkan bahwa setiap imam yang ditahbiskan harus mengikuti pengorbanan Yesus dengan cara yang sama. 

Sebagaimana dirangkum Catholic News Agency, di seluruh dunia, para uskup dan imam berkumpul di Katedral setempat pada Kamis pagi untuk merayakan imamat. Selama misa, uskup memberkati tiga jenis minyak yang akan digunakan untuk pembaptisan, pengukuhan, dan pengurapan orang sakit. 

Pada misa ini, uskup akan membasuh kaki dua belas imam untuk melambangkan pembasuhan Kristus atas kedua belas muridnya. Malamnya, setelah matahari terbenam, liturgi Kamis Putih pun berlangsung.  

Ibadah

Ini menandai berakhirnya masa Prapaskah dan awal dari "Triduum" suci, dari Pekan Suci. Ini adalah tiga hari paling suci bagi Gereja Katolik. Misa Kamis Putih menekankan pentingnya Yesus dalam memberikan kerendahan hati ketika pelayanan.  

Selain itu Kamis Putih juga sebagai tanda perlunya pembersihan dengan air, sebagai simbol pembaptisan. Hal yang perlu ditekankan adalah pentingnya Ekaristi dan pengorbanan Tubuh Kristus. Pengorbanan Kristus dilambangkan dalam Hosti yang telah dikuduskan. 

Pada akhir Misa, umat beriman diundang untuk melanjutkan Adorasi Sakramen Mahakudus sepanjang malam. Sama seperti para murid diundang untuk tetap bersama Tuhan selama penderitaan-Nya di Taman Getsemani sebelum dikhianati oleh muridnya yang bernama Yudas.  

Setelah Kamis Suci, tidak ada Misa yang akan dirayakan lagi di Gereja sampai Malam Paskah. Misa Malam Paskah memiliki tujuan untuk merayakan dan memproklamirkan Kebangkitan Tuhan Yesus Kristus 

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement