Sedangkan Direktur Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo-Flores, Shana Fatina, menambahkan bahwa Kemenparekraf berharap besar seluruh pemangku kepentingan pariwisata di Labuan Bajo bersatu dan berkolaborasi memberikan berbagai ide baru dalam penyempurnaan dan pemahaman substansi rancangan panduan CHSE.
Sehingga, kata Shana, Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas, mampu bangkit dan membawa nama Indonesia kembali menjadi destinasi yang aman, nyaman, dan mempunyai nilai saing di panggung nasional dan internasional.
Sekadar informasi, Indonesia Care merupakan sebuah inisiatif dari Kemenparekraf yang memastikan bahwa tempat wisata dan akomodasi menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasi CHSE, sesuai dengan standar kesehatan, keamanan, dan kebersihan yang ditetapkan Pemerintah Indonesia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
(Rizka Diputra)