Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kreatif, Penyandang Disabilitas Ini Ubah Sabut Kelapa Jadi Kerajinan Keren

Mukhtar Bagus , Jurnalis-Minggu, 28 Maret 2021 |20:02 WIB
Kreatif, Penyandang Disabilitas Ini Ubah Sabut Kelapa Jadi Kerajinan Keren
Kerajinan sabut kelapa karya penyandang disablilitas di Jombang. (Foto: Mukhtar Bagus/MNC Media)
A
A
A

BAGI kebanyakan orang, sabut kelapa mungkin hanya dianggap sampah dan dibuang begitu saja. Tapi untuk Sodiq (55) justru menjadi peluang meraup rezeki. Ya, pria penyandang disabilitas asli Kabupaten Jombang, Jawa Timur, ini kreatif mengubah sabut kelapa menjadi barang yang lebih bernilai jual.

Di tengah pandemi covid-19 ini, sabut kelapa yang awalnya dianggap tidak bernilai bisa diubah oleh Sodiq menjadi aksesori rumah yang cantik dan keren sehingga menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Baca juga: Hebat, Penyandang Disabilitas Ini Sukses Mendaki Gedung Pencakar Langit 

Aktivitas sehari-hari Sodiq, warga Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dilalui dengan membuat kerajinan keren dari sabut kelapa.

Penyandang disabilitas di Jombang bikin kerajinan keren dari sabut kelapa. (Foto: Mukhtar Bagus/MNC Media)

Meski untuk berjalan saja harus menggunakan alat bantu, Sodiq tidak mau menyerah dengan keadaannya. Ia tetap semangat berkarya untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup anak dan istrinya. Jalan yang dipilih Sodiq adalah dengan merangkai sabut kelapa menjadi aneka aksesori yang cantik dan keren.

Baca juga: Selamat Hari Ibu! Penuhi Hak Penyandang Disabilitas Atasi 3 Masalah Ini 

Sodiq mengaku awalnya sempat kesulitan membuat kerajinan dari sabut kelapa ini, namun setelah belajar dari temannya, ia akhirnya bisa membuat dan memasarkannya sendiri.

"Lepas kecelakaan kan enggak bisa kerja apa-apa. Enggak punya pikiran bikin pot ini bisa dijual apa enggak. Enggak kepikiran bikin pot ini," kata Sodiq kepada MNC Media.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement