Pendaki tersebut lantas mencoba berpikiran positif dan kembali tidur karena kepalanya masih terasa berat. Lagi-lagi, sosok itu datang lagi dalam mimpinya.
“Gue mimpiin dia di belakang tenda gue, tapi posisinya tuh gue ada di luar tenda. Gue hadap-hadapan sama dia. Dia di samping gue, gue di hadapannya. Emang gak deket banget, cuma dia bilang 'elu gak bisa pergi dari sini',” kisahnya.
Gandel terus merapalkan doa hingga akhirnya ia tersadar kembali sekitar pukul 02.00 dini hari. Lalu saat adzan subuh berkumandang dari ponselnya, perempuan itu baru bisa tidur dengan tenang.
Dalam perjalanan kembali dari puncak, Gandel lagi-lagi diganggu oleh makhluk tak kasat mata. Beruntung, ia bersama rekan-rekannya dapat pulang dengan selamat.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.