NEW Delhi menjadi ibu kota paling tercemar di dunia pada 2020. Predikat ini sudah disandangnya selama tiga tahun berturut-turut, menurut penelitian.
Penelitian tersebut dilakukan oleh IQAir, sebuah kelompok Swiss yang mengukur tingkat kualitas udara berdasarkan konsentrasi partikel udara yang merusak paru-paru yang dikenal sebagai PM2.5.
Baca Juga: Megahnya Wisata Candi Brahu, Lebih Tua dari Kerajaan Majapahit
Dilansir dari India Times, India adalah rumah bagi 35 dari 50 kota paling tercemar di dunia, menurut Laporan Kualitas Udara Dunia 2020 dari IQAir, yang mengumpulkan data untuk 106 negara.

Penemuan ini didasarkan pada rata-rata tahunan bahan partikulat PM2.5 di negara itu, partikel di udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikron. Paparan PM2.5 dalam waktu lama dapat menyebabkan penyakit mematikan, termasuk kanker dan masalah jantung.
“Setiap kota di India mengalami peningkatan kualitas udara dibandingkan dengan 2018 dan sebelumnya, sementara 63 persen mengalami peningkatan langsung dibandingkan dengan 2019. Namun, India terus tampil menonjol di peringkat atas kota paling tercemar dengan 22 dari 30 kota paling tercemar di dunia,” data yang tersedia pada Laporan Kualitas Udara Dunia 2020.