Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ilmuwan WHO Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Terkait Vaksinasi Covid-19

Pradita Ananda , Jurnalis-Selasa, 16 Maret 2021 |11:33 WIB
Ilmuwan WHO Tegaskan Tidak Ada Kasus Kematian Terkait Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi covid-19. (Foto: Freepik)
A
A
A

PARA ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) akhirnya angkat bicara terkait isu vaksinasi covid-19 bisa menyebabkan kematian. Mereka menyebutkan bahwa sejauh ini tidak ada kasus kematian yang tercatat berhubungan langsung dengan vaksin covid-19.

Baca juga: WHO Bantah Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah 

Pernyataan tersebut dikeluarkan untuk merespons aksi beberapa negara yang menangguhkan program vaksinasi covid-19 menggunakan Vaksin AstraZeneca. Penangguhan untuk menyelidiki kemungkinan efek samping yang ditimbulkan dari vaksin tersebut.

Ilustrasi vaksin covid-19. (Foto: Freepik)

"Kami tidak mau masyarakat jadi panik. Sejauh ini tidak ditemukan hubungan antara tromboemboli (penggumpalan atau pembekuan darah) yang dilaporkan terjadi di beberapa negara dengan penyuntikan vaksin covid-19," ujar Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan dalam konferensi secara virtual, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (16/3/2021).

Baca juga: Jokowi: Pengembangan Vaksin Covid-19 Harus Sesuai Kaidah Ilmiah dan Keilmuan 

Sebagaimana diketahui, beberapa negara di dunia, khususnya di benua Eropa, seperti Jerman, Prancis, Norwegia, Denmark, Belanda, Irlandia, dan yang teranyar Brasil mengumumkan sedang menangguhkan pemakaian Vaksin AstraZeneca.

Sementara pihak AstraZeneca sendiri menyakini vaksin covid-19 yang mereka buat secara umum bisa diterima dengan baik.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement