Jane juga menambahkan, Indonesia beruntung punya pabrik vaksin Bio Farma. Menurutnya, di Asia Selatan dan Asia Tenggara, hanya Indonesia dan India yang punya pabrik vaksin.
Dengan adanya pabrik vaksin, Indonesia tidak perlu membeli vaksin jadi. Di Bio Farma, vaksin bisa selesai dibuat dalam tempo empat minggu.
“Kalau beli vaksin jadi, volumenya lebih besar dan harganya jadi lebih mahal,” ujarnya.
Sedangkan bila membeli dalam bulk (bahan baku), Bio Farma bisa mengolahnya untuk dibuat vaksin jadi. "Satu botol bulk bisa digunakan untuk membuat 8-10 dosis vaksin," imbuh Jane.