Terkait itu, pihaknya, segera melakukan persiapan teknis melaksanakan rencana progran City Tour, baik dengan pihak pengelola museum provinsi, Dinas Koperasi, Perindustrian dan UKM, para pengusaha travel, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), maupun dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda).
Dengan demikian, diharapkan para pelaku pariwisata di Kota Mataram bisa memiliki komitmen yang sama untuk mengarahkan setiap tamu yang datang ke kota ini mengiukuti program City Tour.
"Untuk kendaraan kita akan bekerja sama dengan Organda menfasilitasi. Termasuk pembahasan terkait trayek City Tour bersama Dinas Perhubungan," katanya.
Dengan rencana trayek sejumlah objek wisata buatan, alam, kuliner, wisata religi serta objek wisata belanja. Tujuannya, sebagai upaya mendukung pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.
"Untuk target operasional City Tour, sekitar tiga bulan ke depan. Dalam pelaksanaan City Tour, kami tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai standar yang ada," tutup Denny.
(Rizka Diputra)