Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dear Traveler, Ini Bedanya Suasana Nyepi di Rumah dengan Hotel di Bali

Elvina Maharani Putri , Jurnalis-Minggu, 14 Maret 2021 |09:00 WIB
<i>Dear</i> Traveler, Ini Bedanya Suasana Nyepi di Rumah dengan Hotel di Bali
Bali (Shutterstock)
A
A
A

PERAYAAN Nyepi di Bali sangat khidmat. Sejumlah aktivitas perekonomian berhenti selama Nyepi, memberi ruang bagi masyarakat beribadah. Wisatawan juga tak boleh berkeliaran di jalanan karena bisa dianggap sebuah pelanggaran.

Nah, bagi turis yang berada di hotel, masih dibolehkan beraktivitas di sekitar hotel, asal jangan keluar kompleks saja dan tidak mengganggu.

Baca juga: 9 Fakta Unik Hari Raya Nyepi yang Mungkin Anda Lewatkan

Seorang traveler juga youtuber, Novie membagikan pengalamannya merasakan Nyepi di rumah dan hotel saat di Bali. Dalam video berdurasi 9 menit di kanal YouTube Vie Try Day, Novie mengatakan sangat berbeda suasana Nyepi ketika berada di rumah sama di hotel. Berikut penuturannya.

Pertama, jika Nyepi di rumah, Anda sama sekali tidak diperbolehkan melangkahkan kaki satu langkah pun dari rumah. Beda halnya dengan di hotel, Anda masih bisa berkeliaran di sekitar hotel, selagi tidak keluar dari area hotel tersebut.

Karena biasanya di setiap jalan depan rumah atau gang akan dijaga oleh pecalang (petugas keamanan lokal) yang berlalu lalang. Jika Anda tertangkap basah berjalan-jalan akan langsung mendapat teguran dari pecalang.

Sementara di hotel, Anda masih bisa menikmati fasilitas hotel, mulai dari kolam renang, restoran, bar, tempat gym dan lainnya. Untuk pemakaian fasilitas lampu terutama area yang terlihat dari luar, misalnya lobby dan kolam renang akan diredupkan atau dibatasi penerangan cahayanya.

"Mungkin kalau ngerayain Nyepi di hotel yang cenderung kecil, bakal enggak terasa bedanya ya. Cuman kalau kalian ngerayain di hotel bintang empat atau lima yang cukup besar pasti enggak bakal bosen," katanya seperti dikutip dari videonya, Minggu (14/3/2021)).

Baca juga:  Turis Wajib Tahu, Ini Larangan-Larangan saat Nyepi di Bali

Kedua, kegiatan ini akan menjadi masalah buat Anda yang Nyepi di rumah, yaitu tidak bisa memasak lewat dari matahari terbenam, karena terbayang betapa gelapnya saat semua orang mematikan lampu, lalu tiba-tiba Anda menyalakan kompor yang sangat menimbulkan cahaya begitu terang.

"Satu orang ngidupin api itu benar-benar keliatan. Pecalang yang ada di ujung gang itu bisa ngeliat lho! Soalnya cahayanya cuman datang dari satu rumah doang. Tapi sekarang udah ada kompor listrik ya, enggak ada apinya, jadi bukan sebuah masalah," ucapnya.

Sedangkan akan sangat nyaman jika Anda menginap di hotel. Sudah banyak sekali hotel-hotel di Bali yang menyediakan paket Nyepi selama tiga hari dua malam.

Jadi paket Nyepi ini biasanya sudah termasuk sarapan pagi, makan siang dan makan malam.

"Jadi harus stay satu hari sebelum Nyepi dan sesudah Nyepi, check-in dilakukan 13 Maret dan check-out saat 15 Maret. Totalnya tiga hari dua malam," imbuhnya.

 ilustrasi

Terakhir, ini aturan paling signifikan yakni, dilarang menyalakan lampu. Jika kalian kelupaan tentunya akan mendapat teguran dari pihak pecalang. Namun, dalam kondisi darurat masih diizinkan walaupun di bawah pengawasan pecalang, misalnya ada yang sakit atau terluka.

Nah, bedanya di hotel aturan tersebut lebih santai. Anda bisa menyalakan lampu, bahkan diperbolehkan menonton TV, tetapi jangan lupa pelankan suara atau gunakan earphone agar tidak berisik.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement