Tren satu ini, diketahu telah merenggut nyawa ratusan orang selama beberapa tahun belakangan.
Ya, ialah tren selfie atau swafoto yang membuat banyak ketagihan tapi sekaligus mematikan. Ratusan nyawa di berbagai penjuru dunia telah terenggut karena tren selfie satu ini.
Selama satu dekade terakhir, disebutkan setiap tahunnya terjadi kematian tragis karena selfie. Mulai dari jatuh dari tebing, tidak sengaja tersetrum, atau tenggelam dihajar ombak hanya karena demi mencari swafoto yang sempurna.

Melihat tren berbahaya ini, para ilmuwan menyerukan sebaiknya tidak ada lagi penempatan “zona selfie” . Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi jumlah kematian karena tren selfie tersebut.
Mengutip The Sun, Jumat (12/3/2021) tiga negara tercatat memiliki angka kematian tertinggi terkait selfie mematikan ini. Pertama ada India, dengan 176 kasus kematian lalu disusul Amerikas Serikat dengan 26 angka kematian dan Rusia dengan 19 angka kasus kematian karena selfie.
Dari laporan angka data yang dikumpulkan dari berbagai penjuru dunia oleh situs Inkifi, jalur kereta api disebutkan jadi lokasi selfie mematikan atau selfie yang membuat cedera sebagai lokasi selfie yang paling umum. Diketahui sebanyak 62 orang tewas atau terluka karena berfoto di lokasi ini. Sementara 38 orang jatuh di tebing, dan 24 orang tenggelam di sungai.