Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Obat Hipertensi dan Diabetes Ternyata Tidak Merusak Ginjal

Pradita Ananda , Jurnalis-Rabu, 10 Maret 2021 |14:05 WIB
Obat Hipertensi dan Diabetes Ternyata Tidak Merusak Ginjal
Ilustrasi sakit ginjal. (Foto: Shayne_ch13/Freepik)
A
A
A

TERKAIT penyakit gagal ginjal, salah satu persepsi yang beredar luas di kalangan masyarakat selama ini adalah soal dampak negatif penggunaan obat dalam jangka waktu lama. Banyak yang menganggap bahwa mengonnsumsi obat-obatan, yakni obat hipertensi dan obat diabetes, bisa menyebabkan kerusakan organ ginjal sampai titik menajdi penyakit ginjal kronik yaitu penurunan fungsi ginjal atau adanya kerusakan struktur ginjal yang progresif serta berlangsung lebih dari tiga bulan.

Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya persepsi tersebut keliru? Sebab, seperti disebutkan dr Aida Lydia PhD SpPD-KGH, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia, yang berkontribusi bisa merusak organ ginjal nyatanya bukanlah konsumsi obat, melainkan dari penyakitnya itu sendiri.

Baca juga: 5 Kebiasaan yang Bisa Memperburuk Kondisi Ginjal, Jangan Dilakukan Ya 

"Di Indonesia itu gagal ginjal terbanyak disebabkan oleh hipertensi dan diabetes. Dua penyakit ini harus dikontrol dengan pola hidup sehat dan diet anjuran dokter. Kalau enggak cukup, maka harus minum obat-obatan. Obat-obatan yang diberikan untuk penyakit ini aman dan banyak pilihan yang baik," kata dr Aida dalam konferensi pers virtual 'Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2021: Hidup Berkualitas dengan Penyakit Ginjal', Rabu (10/3/2021).

Ilustrasi obat-obatan. (Foto: Shutterstock)

"Merusak ginjal itu penyakitnya, kalau ada hipertensi dan diabetes. Itu yang membuat kerusakan pada organ ginjal," jelasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement