Terkait dengan efikasi, vaksin Astrazeneca ini setelah 15 hari pemberian dosis kedua dengan pemantauan 2 bulan, menunjukkan efikasi sebesar 62,1 persen. Data ini sesuai dengan standar WHO minimum 50 persen.
Sedangkan soal uji mutu, Badan POM melakukan secara menyeluruh dari dokumen mutu yang disampaikan mulai dari kontrol mutu bahan awal, proses pembuatan antigen, dan produk vaksin, metode pengujian dan hasil pengujian antigen dan produk vaksin, formulanya, bahan tambahan, bahan kemasan, dan stabilitas antigen dan produk vaskin.
"Hasil secara umum memenuhi syarat, terdapat beberapa syarat yang harus di-update yang terkait dengan data stabilitas yang lebih panjang, sebagaimana juga umumnya vaksin-vaksin sedang dalam pengembangan vaksin Covid-19 yang ada saat ini," papar Penny.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.