KEBERHASILAN pemerintah mendapatkan vaksin covid-19 dalam jumlah besar perlu diberi apresiasi tinggi. Sebab saat ini banyak negara juga mengincar vaksin covid-19 untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.
Kini terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand terkait vaksin covid-19. Sejumlah produsen vaksin tidak mampu mencukupi kebutuhan permintaan dari berbagai negara.
Baca juga: Vaksin AstraZeneca Tiba, Dokter: Kabar Gembira karena Jadi Punya Pilihan
Di tengah situasi yang serbasulit ini, CEO Bio Farma Honesti Basyir menyebut Indonesia memanfaatkan kompetensi yang dimiliki BUMN berupa pengalaman atau core competency di bidang vaksin.

"Banyak pengembang itu hanya memiliki research, tapi mereka tidak memiliki kemampuan di kapabilitas produksi. Inilah dua kepentingan yang coba kita negosiasikan dengan mereka," terang Honesti dalam rakornas yang disiarkan langsung di kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (9/3/2021).