Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap vaksin Covid-19 sangatlah besar. Hal ini terbukti dengan banyaknya masyarakat yang mengantre untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Masyarakat bahkan sampai berkumpul agar mendapatkan antrean untuk divaksin.
Antusiasme masyarakat ini pastinya sangatl baik, namun di sisi lain banyak orang yang mengantre vaksin justru mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku. Tentunya kondisi ini bisa menjadi pedang bermata dua bagi pemerintah.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, menilai antusiasme masyarakat yang begitu besar terhadap vaksin Covid-19, namun tidak terkontrol dengan baik maka akan menimbulkan risiko penyebaran Covid-19.
“Dalam proses vaksinasi ini, saya juga melihat ada potensi-potensi klaster, karena tidak diatur dengan baik. Dalam artian untuk protokol kesehatannya,” terang dr. Dicky, kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (25/2/2021).