“Kalau lihat data, kita bisa pahami bahwa sejak awal pandemi kontributor global dalam kasus Covid-19 adalah kapasitas testing, tracing yang optimal dan memadai. Terutama berasal dari belahan benua Amerika yang testnya bisa dua juta sehari, Eropa serta Asia Pasifik dan timur,” terang dr. Dicky, kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (25/2/2021).
Baca Juga : Potret Menggoda Gabriella Larasati, Bra Birunya Menyembul!
Baca Juga : 5 Potret Seksi Gabriella Larasati yang Diperiksa Polisi Terkait Video Syur
Lebih lanjut dr. Dicky menjelaskan bahwa kawasan-kawasan tersebut secara konstan stabil memberikan kontribusi yang signifikan besar. Baik dalam kasus Covid-19 harian maupun berasal dari testing, tracing itu. Hal ini berkat 3T mereka yang sangat memadai.