Mitos Arca Candi Ceto
Arca garuda dan kura-kura pada Candi Ceto dimaksudkan untuk menjelaskan cerita Samudramanthana dan Garudeya yang berkisah tentang kutukan dan pembebasannya.
Sedangkan archa phallus dan vagina dapat ditafsirkan sebagai lambang penciptaan atau dalam hal ini adalah lahirnya kembali setelah dibebaskan dari kutukan.
Kain Poleng
Sebelum memasuki area Candi Ceto, para pengunjung diharuskan untuk memakai kain poleng. Hal ini dikarenakan, Candi Ceto masih sering digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu.
Mirip dengan kain yang digunakan di beberapa tempat wisata di Bali, kain yang digunakan di candi ini juga memiliki motif kotak-kotak yang berwarna seperti catur, hitam dan putih. Tenang saja, pengurus Candi akan menyediakan kain poleng untuk setiap pengunjung yang ingin berwisata di Candi Ceto ini.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.