Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikarantina saat Liburan, Pramugari Ini Posting Diculik

Salsabila Jihan , Jurnalis-Selasa, 16 Februari 2021 |05:10 WIB
Dikarantina saat Liburan, Pramugari Ini <i>Posting</i> Diculik
Pramugari yang diduga diculik. (Foto: Instagram)
A
A
A

PRAMUGARI jetBlue, Kalina Collier, mengklaim bahwa ia telah diculik saat berlibur di Jamaika. Kini ia telah kembali ke Amerika Serikat setelah menghabiskan 14 hari karantina di sebuah hotel resort di pulau itu.

Media lokal melaporkan bahwa Kalina Collier memposting kasus tersebut ke media sosial. Mengatakan bahwa dia ditahan di luar keinginannya dan takut diperdagangkan selama karantina, tetapi pejabat setempat membantah hal tersebut.

Kisah itu diduga dimulai setelah Kalina tiba di Jamaika pada 28 Januari untuk akhir pekan yang singkat. Ia terkonfirmasi positif Covid-19 setelah melakukan tes antigen, beberapa hari sebelum penerbangan kembali untuk memenuhi persyaratan CDC untuk internasional.

Kalina kemudian melakukan tes antigen kedua yang memberikan hasil negatif. Namun hal ini mendorong Kementerian Kesehatan dan Kebugaran Jamaika untuk memesan tes polymerase chain reaction (PCR) yang lebih sensitif. Hasilnya pun positif dan menyebabkan Kalina dipaksa masuk ke karantina wajib 14 hari.

 Pramugari

Alih-alih mengirimnya ke tempat karantina yang dikelola pemerintah, hotel tempat Kalina menginap tampaknya mengizinkannya untuk tinggal di sana selama masa isolasi, tetapi pramugari yang berbasis di New York itu ingin keluar secepat mungkin.

Menurut laporan media lokal, Kalina memposting ke Instagram pribadinya dengan tuduhan bahwa dia ditahan di luar keinginannya, telah diculik dan dikhawatirkan diperdagangkan oleh penjahat. Tuduhannya menarik perhatian warganet dan hal ini langsung diklarifikasi oleh polisi bahwa itu tidak benar.

"Polisi menasihati anggota masyarakat untuk memberhentikan sebagai rumor, informasi yang telah beredar melalui sosial dan media lain bahwa Kalina Collier berkebangsaan Amerika diculik di Jamaika," demikian pernyataan dari Jamaica Constabulary Force yang dilansir dari PaddleYourOwnKanoo.

"Polisi menegaskan informasi itu tidak berdasar dan iseng," lanjut pernyataan itu.

Kalina kemudian mengunggah sebuah postingan di Instagram mencoba menenangkan diri. Lalu dia mengatakan bahwa dirinya aman dan sehat.

“Setibanya di Jamaika, Kalina Collier yang dinyatakan positif virus corona ditempatkan di ruang isolasi. Ini sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19 Jamaika sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Dia dikunjungi oleh polisi setempat pada hari Sabtu, 13 Februari dan dia juga tidak dalam bahaya apapun," ungkap sang polisi.

Pada hari Minggu, Collier diizinkan meninggalkan Jamaika tetapi kontroversinya saat dia tinggal di pulau itu masih belum juga reda.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement