Posisi objek wisata di kawasan jalur wisata Boyolali-Cepogo-Selo di atasnya Irung Petruk Desa Genting Cepogo, dengan lahan yang berbukit, tetapi pembangunan tanpa merusak lingkungan yang ada. "Kami memahami aspek-aspek hidrologi, dan drainase yang ada di desa setempat," kata Agus.
Pembangunan tahap pertama akan dibangun areal parkir seluas sekoitar 9.000 meter persegi untuk kapasitas 200 mobil dan 15 bus besar dengan akses masuk yang memadahi. Kedua bangunan tiketing, gedung lobi, dan "swiss house" merupakan area semacam restoran luasnya sekitar 600 meter persegi untuk para pengunjung bisa menikmati hidangan khusus Cimory berbasis pada protein, Misalnya, susu, telor dan daging sesuai ikon Boyolali sapi perah.
Selain itu, pembangunan gedung cheese house seperti ruangan dapur untuk mengolah keju. Semua memahami bahwa Boyolali sentral susu, kemudian dengan harapan pembuatan keju ini, menghasilkan kualitas baik dari bahan baku susu yang baik.
Cepogo Cheese Park juga dibangun areal khusus untuk ternak sapi yang ditebar di suatu lahan berumput, dan lainnya taman-taman untuk kawasan swafoto. Jembatan gantung juga akan menghiasi di atas jurang untuk sensasi atau daya tarik pengunjung. Dengan dibangunnya Cepogo Cheese Park itu, diharapkan ikon Boyolali akan semakin meningkat dan dikenal di seluruh Indonesia.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.