Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kemenparekraf Apresiasi Konser Jazz Goes to Campus yang Digelar Virtual

Antara , Jurnalis-Senin, 15 Februari 2021 |10:04 WIB
Kemenparekraf Apresiasi Konser Jazz <i>Goes to Campus</i> yang Digelar Virtual
Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani (Foto: Dok. Kemenparekraf)
A
A
A

PEMERINTAH melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi gelaran konser musik Jazz Goes to Campus (JGTC) ke-43 yang dihelat secara virtual.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Rizki Handayani dalam siaran persnya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi yang baik antara Kemenparekraf/Baparekraf dan perguruan tinggi.

Hal itu juga dalam upaya mendukung perguruan tinggi, khususnya para mahasiswa agar tetap berkarya dan menciptakan kreativitas tanpa batas di masa pandemi.

“Apresiasi kepada penyelenggara The 43rd Jazz Goes to Campus atas upaya dan kerja kerasnya untuk tetap melaksanakan kegiatan ini secara online sebagai cara membangkitkan antusiasme penggemar jazz bahwa konser tetap bisa dinikmati di situasi pandemi secara daring,” kata Rizki.

Baca juga: Diminta Bantu Promosikan Wisata, Gubernur Gorontalo Akan Temui Sandiaga Uno

Menurut dia, festival jazz yang memadukan unsur kreativitas dengan teknologi ini diharapkan menjadi solusi untuk tetap menghadirkan konser jazz di Indonesia serta memberikan hiburan bagi masyarakat dan komunitas penikmat musik jazz di tengah pandemi Covid-19.

“Suguhan dari para pengisi acara itu kemudian disiarkan secara live streaming sehingga dapat dinikmati penonton dari rumah,” katanya.

Rizki juga mengapresiasi kesadaran mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia selaku panitia pelaksana festival ini dalam menggaungkan pentingnya penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) secara ketat di lokasi acara.

Hal ini terbukti dengan penayangan video penerapan protokol kesehatan oleh panitia yang ditayangkan di sela-sela pergantian penampil.

Baca juga: Kemenparekraf Dorong Sertifikasi Protokol CHSE demi Bangkitkan Pariwisata

“Konser musik jazz virtual ini tetap diselenggarakan dengan selalu memperhatikan protokol-protokol kesehatan berbasis CHSE pada penyelenggaraan kegiatan (events) kepada seluruh panitia, tim produksi, dan pengisi acara,” ujar Rizki.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement