HARI ini tes Covid-19 di stasiun resmi menggunakan GeNose C19. Tapi, tes ini hanya diwajibkan untuk mereka yang bepergian dengan kereta jarak jauh.
Oleh karena itu, salah satu syarat untuk mengikuti tes Covid-19 GeNose C19 ini adalah memiliki tiket atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas. VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan, harga tes dari alat ini pun relatif lebih murah.
Menurutnya, calon penumpang hanya perlu menyiapkan biaya sebesar Rp20.000. Tapi, selama 30 menit sebelum melaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.
Dia menambahkan, masa berlaku dari hasil pemeriksaan GeNose selama 3 hari. Artinya, masa berlaku dari hasil tes GeNose sama seperti rapid tes antigen. “Iya (masa berlakunya 3 hari) sama dengan rapid tes antigen,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia
Jika hasilnya negatif, maka dalam tempo 3 hari bisa digunakan di seluruh stasiun keberangkatan Kereta Api jarak jauh. Sedangkan jika hasilnya positif, calon penumpang tidak diperbolehkan naik Kereta Api dan bea tiket akan dikembalikan penuh.
Peneliti GeNose, dr Dian K Nurputra MSc PhD SpA, mengatakan GeNose pada dasarnya adalah alat berbasis artificial inteligence (AI) yang menggunakan database untuk membaca suatu data.
Menurutnya, dengan semakin banyak orang yang dites, maka akan makin pintar alat ini. Lebih lanjut ia mengatakan, GeNose juga akan terus mendapat pembaruan layaknya sebuah smartphone agar dapat melakukan pemeriksaan dengan tingkat akurasi yang lebih baik.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.