Dijelaskan Perwakilan Siloam Cito Danang Kemayan Jati, fasilitas kesehatan tersebut berkonsep mixed use, namun dengan akses, fasilitas dan infrastruktur yang terpisah dan independen. Termasuk fisik dan sistem kelistrikan, genset, HVAC, sistem gas medis, sistem STP/IPAL.
“Ini bukan pertama kali RS berada di dalam mixed use. Karena di luar negeri, khususnya di kota-kota padat penduduk, hal itu lazim,” papar Danang.
Agar tak menularkan Covid-19 di luar area rumah sakit, dilengkapi dengan sistem negative pressure. Kemudian memiliki pintu akses tersendiri serta elevator tersendiri/terpisah.
Terkait limbah pembuangan medis, limbah cair dan TPS B3, sudah memiliki sistem terpisah dan mengimplementasikan standar tinggi untuk operasional rumah sakit.
“RS ini secara fisik semua sudah siap untuk dibuka, dan sudah siap operasional dengan 185 tempat tidur (TT) dengan jumlah ICU 15 TT. Rumah sakit buka dalam waktu 10 hari dengan 105 TT di fase pertama,” tutup Danang.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.