Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasien Covid-19 Makin Banyak, Surabaya Siapkan RS Darurat di Perbatasan

Tim Okezone , Jurnalis-Senin, 01 Februari 2021 |15:02 WIB
Pasien Covid-19 Makin Banyak, Surabaya Siapkan RS Darurat di Perbatasan
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BERDASARKAN catatan Dinkes Surabaya Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit Surabaya sebelumnya sempat penuh. Sejauh ini kapasitas BOR ICU di rumah sakit Surabaya turun 90 persen dan BOR non-ICU turun 73 persen.

Akibatnya, rumah sakit di Surabaya tak hanya menampung pasien Covid-19 dari dalam kota. Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

"Jadi luapan ini kan kemarin sampai penuh kan 50 persen dari luar kota. Otomatis keluarga (pasien) juga masuk ke kota kita. Nah, kalau itu bisa dicegah dari perbatasan itu kan bisa lebih clear lagi," kata Whisnu.

Fasilitas kesehatan ini berada di perbatasan pintu masuk bundaran Waru Surabaya atau tepatnya di area Mal Cito (City Of Tomorrow), namun bangunannya bersekatan. Wisnu memastikan bahwa pembangunan rumah sakit Covid-19 secara prinsip bangunan dan medis sudah sesuai dengan prosedur.

"Kita lihat kondisi kesiapan. Kita harus lihat situasinya, baik secara medis dan secara aturan itu betul-betul terpenuhi prinsipnya," kata Whisnu.

 covid

Apalagi, Whisnu mengungkapkan, dalam dua minggu terakhir ruangan ICU (Intensive Care Unit) untuk pasien Covid-19 di rumah sakit Surabaya mencapai 100 persen. Dia berharap, rumah sakit ini dapat mendukung penanganan Covid-19 di Kota Surabaya, khususnya bagi pasien Covid-19 dengan gejala sedang hingga berat.

Diu juga berharap bahwa kesiapan secara medis maupun bangunan rumah sakit dapat terpenuhi sesuai prosedur yang ada. Salah satu yang menjadi catatannya dalam tinjauan kali ini, akses keluar-masuk rumah sakit agar tidak bercampur dengan pengunjung di mal.

"Tadi kita lihat agar tidak tercampur orang sehat dan orang sakit. Saya sarankan kalau memang mau terbuka harus terpisah betul. Kalau pintu keluar mal masih ada sedikit bersentuhan dengan rumah sakit, itu kalau bisa digeser ya digeser. Jadi bisa terpisah antara mal dengan rumah sakit," tambah Whisnu.

Secara prinsip, Whisnu menuturkan, pembangunan rumah sakit di perbatasan pintu masuk Surabaya ini konsepnya terbilang bagus. Sebab, warga dari luar yang ingin berobat ke Surabaya tak harus masuk ke tengah kota.

"Atas saran dari Satgas Covid-19 bagus karena ada di perbatasan. Kalau ada dari luar kota mau masuk kita tampung di sini. Malah tadi diusulkan juga kalau ini bisa dibuka kita usulkan ke gubernur untuk mengadakan di kawasan utara rumah sakit yang baru untuk menampung," kata Whisnu.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement