“Dalam rangka Bulan Peduli Kanker Serviks dan Hari Kanker Sedunia memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kanker serviks, gejala dan pencegahannya. Kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya para perempuan akan bahaya kanker serviks, dan pentingnya vaksinasi HPV serta skrining/deteksi dini melalui IVA test/pap smear,” terang dr. Andrijono, dalam webinar ‘Lindungi Diri dan Orang Terkasih dari Kanker Serviks,’ Sabtu (30/1/2021).
Baca Juga : 4 Hal yang Harus Diketahui Setiap Perempuan tentang Kanker Serviks
Lebih lanjut, upaya pencegahan kanker serviks sangat penting dilakukan sesegera mungkin, sesuai dengan anjuran World Health Organization (WHO). Salah satu caranya dengan melakukan vaksinasi HPV yang membuat tubuh membentuk antibodi terhadap virus HPV, sehingga tubuh memiliki kekebalan terhadap virus yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.
"Selain menyebabkan kanker serviks pada perempuan, virus HPV juga dapat menyebabkan beberapa penyakit kulit dan kelamin pada laki-laki. Vaksinasi dianggap sebagai pencegahan primer karena telah terbukti menurunkan insiden kanker serviks. Melalui program vaksinasi HPV, Australia berhasil menurunkan insiden kanker hingga 40 persen. Bahkan, Australia telah mencanangkan 2030 bebas kanker serviks karena memulai program vaksinasi HPV nasional sejak 2007,” tuntasnya.
(Helmi Ade Saputra)