Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prof Abdul Muthalib Pastikan Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 27 Januari 2021 |10:23 WIB
Prof Abdul Muthalib Pastikan Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Sinovac
Presiden Jokowi melakukan vaksinasi kedua covid-19. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
A
A
A

VAKSINATOR covid-19, Profesor Abdul Muthalib, menegaskan kepada publik bahwa vaksin yang disuntikkan ke Presiden Joko Widodo adalah Vaksin Sinovac atau CoronaVac. Profesor Abdul Muthalib sendiri kembali dipercaya menyuntikkan vaksin covid-19 dosis kedua itu kepada Presiden Jokowi pada pagi ini.

"Vaksin yang saya berikan (untuk Presiden Joko Widodo) adalah Vaksin Covid-19 Sinovac, bukan yang lain," kata Profesor Abdul Muthalib usai penyuntikan tahap kedua di Istana Negara, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: 2 Kali Jadi Vaksinator Jokowi, Prof Abdul Muthalib: Terima Kasih Banyak Pak 

Pernyataan itu dirasa perlu dilontarkan Profesor Abdul Muthalib ke publik karena pada vaksinasi pertama banyak sekali suara miring yang mengatakan bahwa apa yang disuntikkan ke Presiden Jokowi bukan Vaksin Sinovac. Bahkan, ada tuduhan cairan itu adalah vitamin.

Presiden Jokowi jalani vaksinasi covid-19 tahap kedua. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Sementara bantahan juga disampaikan melalui keterangan resmi yang dituliskan di laman covid19.go.id.

Baca juga: Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua, Menkes Budi: Enggak Sakit 

"Klaim tidak berdasar. Presiden Jokowi melakukan suntik vaksin disiarkan secara langsung dengan memperlihatkan kemasan Vaksin Sinovac yang belum dibuka. Selain itu, tidak ada pemberitaan media yang menyebut Jokowi disuntik vitamin," jelasnya.

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement