Selain itu, mereka menjual kari dengan potongan ayam dan sayuran yang disajikan di lounge khusus penerbangan internasional di Bandara Internasional Narita, Haneda, dan Kansai. Mereka juga mulai untuk menjual piring, cangkir, dan piring yang ada dalam penerbangan mereka dan berencana untuk menjual beberapa fasilitas yang tersedia dalam penerbangan, termasuk seprai.
Dengan mendiversifikasikan bisnisnya di tengah penurunan pendapatan mereka, harapannya ini dapat menopang pendapatan mereka.
Sedangkan JAL, merupakan maskapai pertama yang menjual makanan dalam penerbangan mereka dengan menyajikannya di restoran pertanian Dining Port Goryokaku di Narita, Prefektur Chiba yang dimulai pada Juli 2020, sebelum mereka menawarkannya di Roadside Station Tako Ajisai-kan pada Desember lalu.
Baca Juga: Rasakan Sensasi Menyantap Seafood Sambil Nikmati Sunset
Maskapai penerbangan ini juga menjual makanan di sebuah restoran di Bandara Chubu, Jepang Tengah. Mereka hanya menyajikan kari daging sapi di lounge Bandara Narita dan Haneda yang mulai dijual secara online pada Agustus di tahun yang sama dan terjual habis dalam waktu empat bulan.
JAL menjual dua jenis hidangan yang biasanya mereka sajikan dalam penerbangan, yaitu salmon panggang dengan kacang kedelai fermentasi atau miso, serta ayam dan telur yang dimasak bersamaan di sebuah restoran di Singapura pada Januari 2021 untuk waktu yang terbatas.
Ini akan menjadi upaya pertama mereka untuk menjual makanannya ke luar negeri. Mereka ingin orang-orang tetap mengingat betapa menyenangkannya penerbangan.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.