"Dengan jarak dua minggu atau 14 hari, antibodi yang terbentuk karena dosis kedua menjadi cukup kuat untuk melindungi tubuh," terangnya.
Tapi, meski vaksin Covid-19 yang ada sekarang diyakini cukup baik menurunkan risiko gejala, tetap saja ada celah bagi orang yang sudah divaksin terinfeksi Covid-19.
Hal tersebut dijelaskan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Primaya Hospital Tangerang dr Tolhas Banjarnahor, SpPD-FINASIM. Pada dasarnya, tidak ada vaksin yang mempunyai efikasi 100 persen. Persentase seseorang terpapar Covid-19 setelah dilakukan vaksin Covid-19 akan tergantung dari jenis vaksin yang digunakan.
"Misalnya, vaksin Sinovac di Indonesia mempunyai efikasi 65,3 persen pada kelompok umur 18 sampai dengan 59 tahun. Artinya, masih ada kemungkinan 34,7 persen seseorang terkena infeksi Covid-19 meskipun telah dilakukan vaksin," ujar dr. Tolhas.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.