Meski tinggal di rantau dan berkeluarga di rantau, kata dia, ia tetap peduli dengan keluarga dan kemenakannya di Sungai Jambu, Pariangan.
Bagi Delpis Dt Majo Indo sebagai ketua organisasi perantau Sungai Jambu, hal yang paling berkesan dengan Kapten Afwan adalah penampilannya yang sederhana dan selalu menggunakan peci putih bak seorang mubaligh.
"Mungkin kalau bertemu dengan dia kita mengira dia adalah seorang mubaligh, karena penampilannya seperti seorang mubaligh, tidak saja di pertemuan perantau namun menurut rekan kerjanya ia juga sering menggunakan peci putih," katanya.
(Salman Mardira)