“Saya sedang bertugas selama jam kerja ketika saya melewati Cavour, jalan dekat stasiun kereta api pusat. Awalnya saya tidak mengerti apa yang ada di jalan. Kemudian saya menyadari bahwa mereka adalah unggas yang mati dan jumlahnya ratusan. Ini pemandangan yang sangat buruk,” terang seorang supir taksi dari Roma, Diego Fennichia, melansir dari Oddity Central, Senin (11/1/2021).
Diego menjelaskan, kejadian yang ia lihat tersebut terjadi sekira pukul 00.40 waktu setempat dan penyebabnya bisa jadi karena kembang api. Kecurigaan serupa seperti Diegi juga dibagikan oleh Organisasi Perlindungan Hewan dengan juru bicara OIPA, Loredana Diglio.
Ia mengatakan bahwa ada berbagai cara di mana burung bisa mati sebagai akibat dari pertunjukkan kembang apa yang menimbulkan suara nyaring dan cahaya ledakan terang.
“Bisa jadi mereka mati karena ketakutan. Mereka bisa terbang bersama dan saling bertabrakan atau menabrak jendela atau kabel listrik. Jangan lupa, mereka (burung) juga bisa mati karena serangan jantung,” tuntasnya Diglio.
Foto-foto mengenaskan ini menjadi berita utama selama sepekan terakhir. Meskipun kembang api dinilai menjadi penyebab utama, namun masih belum tahu secara pasti apa yang membunuh burung-burung ini. Fenomena ini bukan menjadi misteri pertama. Beberapa tahun yang lalu, hampir 5.000 burung ditemukan mati secara misterius di tepi sebuah danau di India.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.