Pasangan suami istri itu pun sangat terpukul dengan nasib putrinya kelahiran 23 November 1998 itu. "Bapak dan ibu syok kemudian kami yang menghandel telepon," ujar Ginsir.
Baca Juga : Sebelum Pesawat Jatuh, Pramugari Sriwijaya Air Mia Tresetyani Telpon Ibu Bilang Hujan
Orang-orang terdekat pun mengenang sosok Mia dalam unggahan foto dan video di media sosia. Salah satunya potret Pramugari Mia Tresetyani Wadu dalam kenangan dari video pendek yang diunggah akun @tukangkomen63 :
Cantik dengan Seragam Pramugari
