RENCANA melakukan vaksinasi massal telah menjadi perbincangan saat ini. Pasalnya, Indonesia sudah mendatangkan vaksin yang masih direview keamanannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Meski demikian, banyak masyarakat yang bertanya mengenai kesiapan pemerintah dalam mempersiapkan vaksinasi massal kepada seluruh masyarakat Indonesia. Sebab pasokan vaksin yang dipesan masih belum mencukupi jumlah yang dibutuhkan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa vaksinasi di Indonesia akan melalui beberapa tahap. Ia menjelaskan, akan memberikan vaksin kepada golongan yang paling penting dan berperan penting dalam mengatasi pandemi Covid-19.
“Kita akan konsentrasi untuk 1,3 juta tenaga kesehatan yang bekerja memutus mata rantai Covid-19 dalam rentang 1-3 bulan. Nanti dilanjut ke public worker. Dan kalau badan POM membolehkan ke lansia, maka akan diberikan ke lansia dan masyarakat umum,” terang Menkes Budi, dalam Channel Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/12/2020).
Lebih lanjut Menkes Budi mengatakan, keputusan dalam penggunaan vaksin ia berikan sepenuhnya kepada badan POM. Izin penggunaan tersebut berdasarkan efikasi dan efek samping yang ditimbulkan sesudah penggunaan vaksin.
“Yang menentukan penggunaan vaksin Covid-19 adalah BPOM. Oleh sebab itu keputusan penggunaan saya berikan kepada ahlinya,” tuntasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.