PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, menggelar Festival Sate Maranggi 2020. Hal itu bertujuan memulihkan perkeonomian masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.
"Jika ditotalkan, ada sekitar 400 pelaku usaha sate maranggi di Purwakarta," kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika belum lama ini.
Anne mengatakan, keberadaan para pelaku kuliner sate maranggi itu merupakan potensi yang bisa digarap untuk membangkitkan ekonomi masyarakat sekaligus kunjungan wisatawan di masa pandemi Covid-19.
Baca juga: Berlibur ke Purwakarta? Jangan Lupa Cicipi 4 Makanan Ini
Menurut dia, Festival Maranggi 2020 digelar untuk memberikan motivasi kepada para pelaku kuliner sate maranggi di masa pandemi Covid-19, lantaran ada sebagian pedagang yang terdampak secara ekonomi.
"Festival ini juga merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari pemkab kepada para pelaku kuliner sate maranggi di Purwakarta," tuturnya.
Baca juga: Wisatawan Kunjungi New York Wajib Karantina Mandiri 14 Hari
Para kuliner sate maranggi yang turut serta tersebar dari Kecamatan Plered, Kiarapedes, Bojong, Purwakarta, Campaka dan Kecamatan Bungursari. Masing-masing daerah itu mempunyai ciri khas dan rasa tersendiri.
Festival Sate Maranggi 2020 ini digelar sejak Kamis 24 Desember 2020 dengan membatasi jumlah pengunjung. Sebanyak 58 pedagang sate maranggi ikut serta.
"Jadi festival ini bukan mencari siapa pemenangnya atau siapa yang terbaik, tapi lebih kepada upaya mendorong kreativitas para pelaku kuliner di Purwakarta, khususnya kuliner maranggi di saat pandemi," ujarnya.
Festival Sate Maranggi 2020 juga bertujuan menarik minat wisatawan untuk tetap dapat berkunjung dan menikmati wisata kuliner setempat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan selama masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.