Baca Juga : Antisipasi Varian Baru Covid-19, Indonesia Batasi WNA yang Masuk
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) tersebut pun menambahkan bahwa data virus bisa diambil dari pemeriksaan bernama 'next generating sequencing' dan pemerintah Indonesia belum melakukan tes tersebut hingga sekarang.
Terkait dengan upaya yang harus dilakukan, menurut dr Ari, pemerintah Indonesia harus melakukan pembatasan ketat. "Ini bukan sekadar travel warning, tapi larangan travel ban," saran guru besar bidang penyakit dalam tersebut.
Ia pun sudah mendengar kabar terkait dengan kemampuan virus VUI 202012/01 yang sangat menyebar alias sangat infeksius. Meski begitu, perlu dilakukan pembuktian lebih lanjut terkait bagaimana karakter virusnya.
"Tapi, Covid-19 baru ini juga saya dengar masih bisa ditangani dengan vaksin yang ada," tambahnya.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.