Hal senada disampaikan penumpang lainnya, Jenifer. Ia menilai kebijakan baru yang mengatur perjalanan keluar kota pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2021 ini sangat merepotkan.
Jenifer mengaku tidak berani memesan tiket lebih dulu baru menjalani tes antigen, karena khawatir tiketnya hangus jika saja hasil rapid test antigennya reaktif.
"Saya (memilih) tes antigen dulu karena tidak mau rugi juga kan. (Misal) Kalau sudah beli tiket tiba-tiba reaktif kan harus nunggu lagi (batal terbang). Waktunya mepet," kata dia.
Pengelola Bandara Ngurah Rai, Bali saat ini tengah berupaya mengurai kepadatan antrean di Posko Rapid bandara dengan menyediakan posko tambahan khusus penumpang asal wilayah yang tidak tersedia fasilitas layanan tes PCR.
(Rizka Diputra)