"Biaya layanan rapid test antibodi sebesar Rp85.000 dan rapid test antigen sebesar Rp170.000. Harapan kami layanan ini dapat mempermudah penumpang untuk melengkapi syarat dokumen perjalanan udara," imbuhnya.
Menurut dia, layanan diberikan sesuai prosedur protokol kesehatan yang berlaku di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, baik petugas yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap maupun pengguna jasa. Pengguna jasa diwajibkan menggunakan masker dan menjaga jarak disamping wajib cuci tangan sebelum masuk area rapid test yang rutin dibersihkan serta disediakan cairan pembersih tangan.
"Setelah registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang disediakan, pengguna jasa dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengambilan sample kemudian menunggu hasilnya," tutup Amiruddin.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.