Salah satu mutasi pada varian baru virus corona di Afrika Selatan dikenal sebagai N501Y, berada pada bagian dari kode urutan untuk protein lonjakan virus. Varian ini juga telah ditemukan di negara lain, termasuk Australia yang mampu mengontrol penyebarannya, dan Inggris yang mengumumkan bahwa varian barunya kemungkinan besar terkait dengan penyebaran yang lebih cepat di London.

Meski demikian hubungan sebab akibat terjadi pada varian baru virus Corona masih belum terbukti. Varian virus Corona baru di Afrika Selatan sekarang menyumbang 90 persen dari urutan virus yang dianalisis di negara tersebut. Varian virus baru ini diketahui oleh penelirian yang dipimpin oleh Kwazulu-Natal Research Innovation and Sequencing Platform di Durban.
“Jelas masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan,” terang Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, dr. John Nkengasong.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.