Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gara-Gara Masih Terbang saat Pandemi, Pramugari Ini Dikucilkan Pacar

Ersa Ambarita , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |00:04 WIB
Gara-Gara Masih Terbang saat Pandemi, Pramugari Ini Dikucilkan Pacar
Pramugari Danielle dikucilkan pacar dan teman-temannya. (Foto: News Australia)
A
A
A

SEORANG pramugari, Danielle, di Australia berbagi pengalamannya yang masih mengudara hingga membuatnya dijauhi teman-teman dan kekasihnya. Hal ini terjadi saat beberapa maskapai penerbangan di berbagai negara mulai ditutup karena pandemi.

Dirinya menjadi salah satu awak kabin yang dipertahankan oleh perusahaan untuk tetap bekerja. Namun, berita baik itu mendapat penentangan dari teman, keluarga, dan kekasihnya. Mereka beranggapan jika Danielle sewaktu-waktu dapat menyebarkan virus corona kepada semua orang.

“Selama saya terbang, pacar saya dan teman-teman kami tidak ingin datang menemui saya, sampai saya bisa libur selama 14 hari untuk membuktikan saya terinfeksi atau tidak terkena virus,” ujarnya, dikutip dari laman News Australia.

Baca Juga: Pramugari Cantik Korban PHK Kini Jualan Makanan, Video Curhatnya Viral di TikTok

pramugari

(Ilustrasi pramugari/Shutterstock)

Perempuan yang sudah bekerja selama enam tahun di pesawat tersebut juga menyampaikan, jika ia dan pekerja lainnya ditolak ketika masuk ke restoran.

“Saya pasti diperlakukan berbeda karena pekerjaan saya. Saat singgah baru-baru ini dan turun untuk memesan makanan, penjual takut untuk menunggu kami. Setelah kami pergi, mereka menutup restoran dan hanya akan melakukan pemesanan layanan kamar," imbuhnya.

Ia pun semakin frustasi ketika teman-teman dekatnya mengirimi pesan agar tidak bersikeras mengejar jabatan mereka di dunia penerbangan. Sampai Danielle menyadari kejadian ini juga menimpa sebagian temannya di penerbangan lain. Tak sedikit dari mereka mulai bersuara di sosial media.

"Manajer sebuah gedung di sini di Brasil memasang tanda di lift yang meminta orang untuk tidak meninggalkan apartemen mereka karena ada banyak awak kabin yang tinggal (di dalam gedung),” tulis salah seorang awak kabin di media sosialnya.

"Kru tidak diizinkan mengunjungi restoran hotel tempat kami menginap di Christchurch. Orang-orang menghindari kami, karena kami membawa virus," tulis yang lainnya.

Baca Juga: Kenapa Pramugari Harus Berpostur Tinggi? Awak Kabin Cantik Ini Ungkap Alasannya!

“Teman serumah saya mengira saya pembawa virus ketika saya kembali dari penerbangan, mereka sangat takut pada saya! Mereka terus bertanya mengapa maskapai saya masih terbang? Saya merasa ingin menampar wajah mereka dan memberitahu mereka jika kita tidak terbang, siapa yang akan mengembalikan penumpang ke orang yang mereka cintai?” tulis seorang lagi.

Kendati demikian, Danielle dan temannya yang masih bekerja saling menguatkan dan menyakinkan diri. Mereka sepakat jika yang paling utama adalah menjaga daya tahan tubuh mereka dan terus menerapkan protokol kesehatan.

(Dewi Kurniasari)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement