MEMILIKI wilayah dengan garis pantai terpanjang di Jawa hingga 154 kilometer, Situbondo, Jawa Timur tak hanya memiliki pantai yang indah namun juga potensi wisata mangrove nan eksotis.
Hamparan hutan mangove yang dulunya kumuh dan pembuangan sampah kini disulap warga sekitar menjadi wisata Kampung Blekok yang menarik.
Para pengunjung juga bisa menemui aneka jenis burung air di sana. Untuk memanjakan wisatawan, tracking sekitar mangrove telah dibangun sehingga ideal menjadi spot berswafoto alias selfie yang menarik.
Kampung Blekok sendiri berada di jalur Pantura, tepatnya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. Atraksi ribuan burung blekok pun mendominasi hutan wisata konservasi mangrove ini yang bisa dinikmati setiap pagi maupun sore hari.
Baca juga: Viral Pasutri Diusir dari Pesawat karena Anaknya Tolak Pakai Masker
Atraksi manuver gerombolan burung berbulu putih ini akan menghiasi langit membelah belantara mangrove di bawahnya. Pesonanya seolah-olah memberi formasi panah dengan satu blekok memimpin ribuan blekok lainya untuk terbang.
Keindahan pesona ribuan burung air inilah yang dinanti-nanti para pengunjung. Di depan pintu masuk juga dibangun penangkaran burung pantai yang sakit ataupun jatuh untuk dirawat sebelum akirnya dilepasliarkan.
Guna memudahkan menikmati hutan mangrove, tracking jembatan mangrove pun dibangun sepanjang lebih dari 500 meter. Pengunjung yang datang ke lokasi ini akan dimanjakan dengan menara pandang setinggi 20 meter untuk melihat hamparan mangrove bak permadani dari ketinggian.