Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menikmati Manuver Cantik Ratusan Burung Air di Kampung Blekok Situbondo

Riski Amirul Ahmad , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |17:05 WIB
Menikmati Manuver Cantik Ratusan Burung Air di Kampung Blekok Situbondo
Burung air banyak ditemui bermanuver di kawasan wisata mangrove Kampung Blekok, Situbondo, Jatim (Foto: Instagram/@kedaipreanger)
A
A
A

MEMILIKI wilayah dengan garis pantai terpanjang di Jawa hingga 154 kilometer, Situbondo, Jawa Timur tak hanya memiliki pantai yang indah namun juga potensi wisata mangrove nan eksotis.

Hamparan hutan mangove yang dulunya kumuh dan pembuangan sampah kini disulap warga sekitar menjadi wisata Kampung Blekok yang menarik.

Para pengunjung juga bisa menemui aneka jenis burung air di sana. Untuk memanjakan wisatawan, tracking sekitar mangrove telah dibangun sehingga ideal menjadi spot berswafoto alias selfie yang menarik.

Kampung Blekok sendiri berada di jalur Pantura, tepatnya Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo. Atraksi ribuan burung blekok pun mendominasi hutan wisata konservasi mangrove ini yang bisa dinikmati setiap pagi maupun sore hari.

Baca juga: Viral Pasutri Diusir dari Pesawat karena Anaknya Tolak Pakai Masker

Atraksi manuver gerombolan burung berbulu putih ini akan menghiasi langit membelah belantara mangrove di bawahnya. Pesonanya seolah-olah memberi formasi panah dengan satu blekok memimpin ribuan blekok lainya untuk terbang.

Keindahan pesona ribuan burung air inilah yang dinanti-nanti para pengunjung. Di depan pintu masuk juga dibangun penangkaran burung pantai yang sakit ataupun jatuh untuk dirawat sebelum akirnya dilepasliarkan.

Guna memudahkan menikmati hutan mangrove, tracking jembatan mangrove pun dibangun sepanjang lebih dari 500 meter. Pengunjung yang datang ke lokasi ini akan dimanjakan dengan menara pandang setinggi 20 meter untuk melihat hamparan mangrove bak permadani dari ketinggian.

Ribuan burung pantai yang beterbangan keluar masuk hutan mangrove pun bisa dengan mudah mereka amati. Di hutan mangrove ini sedikitnya terdapat 15 jenis burung pantai dan burung air. Mulai blekok sawah jenis egreta, trinil hingga beragam jenis burung pantai yang langka.

Namun, yang mendominasi kawasan ini merupakan blekok sawah yang berciri bulu putih dan jambul leher kuning.

Bahkan dalam sepekan terakhir ditemukan burung migrasi dari Australia yang ikut bersarang di lokasi ini. Kawasan wisata mangrove ini semakin digandrungi lantaran baru saja meraih juara destinasi wisata favorit di Jawa Timur.

Pemerintah sendiri menjadikan kawasan ini sebagai kawasan konservasi untuk wisata edukasi / karena menjadi habitat 6 jenis mangrove sejati dan belasan jenis burung air.

"Wisatanya pun kian menarik karena bisa menikmati sunset di ujung hutan mangrove," ucap seorang pengunjung, Dimas.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement