Menanggapi Sergey, Niluh berterima kasih atas pesan yang disampaikan olehnya dan ia akan menghubungi kembali Sergey setelah menerima pembaruan dari imigrasi.
Walaupun Niluh sudah mengetahui kalau motor tersebut sudah diangkat, ia ingin turis ini tetap ditindak lanjuti karena telah menyangkut alam Bali.
"Bali memang bergantung pada pariwisata. Saatnya Bali mereset diri dan memfilter jenis wisatawan yang datang. QUALITY OVER QUANTITY. Perihal ini sudah kusampaikan sejak 10 tahun lalu. Fokus melayani wisatawan lokal yang super keren, yang paham akan budaya dan saling menghormati antar sesama," ungkap Niluh.
Mbok Niluh, sapaannya, juga menyampaikan permintaan maafnya atas nama masyarakat Bali jika ada pengalaman/pelayanan kurang menyenangkan saat berada di Bali.
Menanggapi kembali turis tersebut, Mbok Niluh juga menuliskan tentang donasi yang telah mereka berikan kepada masyarakat Bali akan dibahas secara terpisah.
"Saya tidak dibutakan oleh Rp60 juta yang telah Anda berikan kepada masyarakat Bali. Kami telah menyumbang lebih dari itu, tanpa harus menjual dan menghancurkan pulau kami demi konten media sosial. Niluh," tutup pesan Niluh.
(Dewi Kurniasari)