Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral 2 Turis Buang Motor di Nusa Penida, Niluh Djelantik: Bisa Mati Anak Orang karena Kalian

Salsabila Jihan , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |13:36 WIB
Viral 2 Turis Buang Motor di Nusa Penida, Niluh Djelantik: Bisa Mati Anak Orang karena Kalian
Viral turis Rusia buang motor. (Foto: Instagram niluhdjelantik)
A
A
A

DEMI konten, dua turis asal Rusia menceburkan diri bersama motor di Nusa Penida, Bali. Desainer asal Bali, Niluh Djelantik kesal, sebab tindakan tersebut bisa mencemari alam Bali.

Dua turis tersebut disebut-sebut oleh akun instagram @niluhdjelantik. Diketahui nama akun kedua turis tersebut adalah @sergey_kosenko dan @alina_oshutinskaya.

Dalam video yang viral itu, Sergey yang memakai baju berlengan pendek dan celana putih, serta Alina yang memakai bikini. Mereka berboncengan dengan mengendarai sepeda motor menuju ke pantai.

Bukannya mengerem motornya, mereka malah asyik berteriak dan menceburkan dirinya bersama sepeda motor tersebut ke pantai.

Sontak hal tersebut membuat geram Niluh Djelantik dan netizen lainnya.

"KREATIF BOLEH. GOBLOK JANGAN. SEGITUNYA DEMI KONTEN," tulis Niluh Djelantik kesal pada keterangan di instagram pribadinya.

Ia menyayangkan kejadian memalukan yang dilakukan kedua turis tersebut karena dapat merugikan banyak pihak.

"Follower-mu boleh jutaan. Tapi kelakuanmu memalukan. Motor dipakai terjun ke laut, pikirkan akibatnya dan polusinya. Kebayang akibatnya kalau ada orang di bawah jembatan pas kalian nyungsep? Bisa mati anak orang karena kalian," lanjutnya.

 turis

Ia juga melanjutkan kegeramannya karena mereka telah mencemari alam Bali beserta isinya dan meminta Gubernur Bali Wayan Koster agar segera menindaklanjuti kejadian tersebut.

Baca Juga: Viral Pasutri Diusir dari Pesawat karena Anaknya Tolak Pakai Masker

"Belum lagi kalau itu motor sewaan. Motor C70 lagi. Tenggelam begitu saja. Gak kasian sama yang punya?," ujar Niluh.

"Buat buang sampah ke sungai didenda? Buang motor dengan oli dan bensin dll apa tidak perlu ditangkap?," lanjutnya.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement