Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Beda Penggunaan Antiseptik dan Disinfektan, Jangan Tertukar Ya

Antara , Jurnalis-Senin, 14 Desember 2020 |07:45 WIB
Ini Beda Penggunaan Antiseptik dan Disinfektan, Jangan Tertukar Ya
Ilustrasi penggunaan antiseptik. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

PENGGUNAAN antiseptik dan disinfektan jangan sampai tertukar. Pasalnya, kedua zat ini memiliki spesifikasi berbeda, walaupun sebenarnya sama-sama bisa mengenyahkan bakteri, virus, dan mikroba jahat.

"Antiseptik pembunuh bakteri atau virus yang dikhususkan untuk bagian-bagian tubuh seperti tangan, sedangkan disinfektan pembunuh bakteri, kuman, atau virus untuk alat-alat yang kita gunakan sehari-hari," jelas Dokter Aditya Surya Pratama dalam sebuah webinar, seperti dikutip dari Antara.

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Jalani Swab Antigen, Apa Bedanya dengan PCR? 

Ia menerangkan, Anda memang bisa saja menggunakan antiseptik untuk membersihkan permukaan benda, tetapi hasilnya tidak akan optimal seperti pada bagian tubuh. Dia menyarankan Anda untuk membaca petunjuk penggunaan, baik itu antiseptik maupun disinfektan, agar tidak salah memanfaatkannya.

Lalu bagaimana jika Anda memanfaatkan antiseptik untuk membersihkan udara ruangan dari virus corona (covid-19)? Dokter spesialis paru di Rumah Sakit Persahabatan, Erlina Burhan, pernah mengatakan hal ini hanya membuang-buang energi.

"Saya kira agak terlalu membuang-buang energi kalau membersihkan udara dari virus dengan menyemprot (antiseptik yang dijadikan cairan difusser)," ungkap dia dalam sebuah diskusi daring beberapa waktu lalu.

Baca juga: Aerobik Ringan 30 Menit di Rumah Bisa Membuat Anda Bahagia Lho 

Sebaliknya, menyemprotkan disinfektan untuk tubuh juga tidak disarankan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan hal ini bisa secara fisik dan psikologis berbahaya dan tidak akan mengurangi kemampuan orang yang terinfeksi virus corona misalnya untuk menyebarkan virus melalui tetesan atau kontak.

Lebih lanjut mengenai disinfektan, profesor mikrobiologi di Edinburgh Napier University, Skotlandia, Stephanie Dancer, mengingatkan bahwa bahan kimia itu (seperti hidrogen peroksida) bisa mendekontaminasi permukaan atau benda dengan menghasilkan radikal bebas perusak yang menyerang komponen sel, sehingga mampu membunuh hampir semua bakteri, virus, dan mikroba lain di permukaan.

Disinfektan membutuhkan waktu hingga 10 menit untuk membunuh kuman, bakteri atau virus. Kemudian ingatlah, sebelum menyemprotkan disinfeksi ke permukaan benda, sebaiknya bersihkan dulu permukaan itu barulah kemudian mendisinfeksinya, misalnya sekadar menyekanya dengan kain atau membersihkannya.

"Area utama yang harus didisinfeksi adalah permukaan yang sering digunakan bersama oleh anggota keluarga dan yang bersentuhan dekat dengan cairan tubuh. Jika jendela Anda kotor, itu bukan masalah besar bagi kesehatan Anda, tetapi kenop pintu yang disentuh setelah bersin bisa menjadi masalah," pungkas profesor mikrobiologi di Medical University of South Carolina, Michael G Schmidt, seperti dilansir Insider.

Baca juga: Mengenal Delirium, Gejala Baru Covid-19 yang Dialami Pasien Lansia 

Disinfektan

(Hantoro)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement